Iqro’ 1

Keindahan hidup ini ketika mampu menjadi orang yang tekun dan selalu menikmati setiap hamparan kata-kata hikmah yang tertulis dalam untaian buku dan filsafat makna. Menjadi tekun bukanlah mudah, karena membutuhkan perjuangan untuk tetap berada pada jalannya. Hal itu yang menyebabkan banyak orang berpendapat bahwa mempertahankan lebih sulit daripada meraihnya.
membaca setiap kejadian yang ada melalui hikmah-hikmah kehidupan yang terkandung di dalamnya merupakan seni dalam menafsirkan sesuatu yang tidak bisa didapatkan oleh orang lain. karena hakekatnya hanya kita yang mengetahui apa yang ada pada diri kita.

untuk itu “Bacalah diri anda dengan sebaik-baiknya membaca dan selalu instropeksi kekurangan yang ada pada diri anda”

membaca diri cukuplah mudah, lakukan muhasabah sebelum kita beristirahat malam hari. luangkan 10 menit saja sambil memejamkan mata dan memikirkan apa saja yang sudah dilakukan selama sehari penuh, baik itu dosa kita terhadap Tuhan, maupun dosa terhadap sesama manusia. ataupun berupa kejadian menarik, menyenangkan serta kejadian lainnya yang membuat setiap darah nadi kita membara dan menimbulkan semangat baru untuk esok harinya. apabila ini dilakukan secara konsisten maka segala kebutuhan dalam hidup ini akan terasa adanya antara kebutuhan dan keinginan.

Mentari pagi ini tidak akan bisa dirasakan oleh orang yang tidur nyenyak dalam kamar tidur, akan tetapi mentari ini hanya mampu dirasakan oleh orang yang selalu terbangun dan terdapat semangat baru dalam kehidupannya. ~o~

#Iqro 1

Fahriza Yusro Hadiyaksa

Mahasiswa Magister Ilmu Hukum
FH UGM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s