Penegakan Hukum: Sebuah Replika dan Tantangan

oleh Fahriza Yusro Hadiyaksa[1]

 Tulisan ini dipersembahkan dalam Lomba menulis NIAS BANGKIT tahun 2013

Nias adalah salah satu kepulauan terluar yang terletak di wilayah Sumatera, tepatnya pada Provinsi Sumatera Utara. Saya mengenal Nias pertama kali sejak kejadian gempa bumi yang terjadi pada tahun 2004 silam, tentu saja hal tersebut membuat Nias dan Nangroe Aceh Darussalam (NAD) terpukul, kami seluruh rakyat Indonesia ikut merasakan kesedihan yang dialami saudara-saudara kami yang kehilangan orang terdekatnya dengan sekejap mata.

Kesedihan telah berubah menjadi kebangkitan, karena menyimpan kesedihan yang berlarut-larut berdampak buruk bagi perekonomian bangsa. Semakin hari Nias bangkit dengan menyusulnya peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai pembangunan bagi kepulauan Nias dan NAD. Hal ini memberikan dampak positif bagi perkembangan perekonomian Indonesia, ibarat salah satu organ tubuh yang sedang sakit, maka harus disembuhkan sesegera mungkin. Sesudah sembilan tahun lamanya sejak bencana alam, yakni pada pertengahan 2013 terdapat perkembangan terbaru mengenai pembentukan provinsi baru di bagian Sumatera Utara, yakni Kepulauan Nias. Hal ini memberikan dampak yang signifikan bagi Nias, karena dengan membentuk provinsi sendiri maka urusan-urusan menjadi lebih mudah, dalam hal administrasi tidak perlu lagi pergi jauh ke Medan untuk mengurus berbagai macam administrasi, serta urusan-urusan menjadi lebih efisien, baik tenaga maupun biaya.
Continue reading “Penegakan Hukum: Sebuah Replika dan Tantangan”