Negeri Dimensi Dua

Sungguh kelam negeriku.
Kamera-kamera sudah mengusai negeriku.
Tidak mempedulikan Hak-hak orang lain.
Apakah ini dinamakan kebebasan? Yang merenggut Hak orang lain.

Sungguh kelam negeriku.
Orang yang tidak bersalah dianggap bersalah hanya dengan propaganda.

Sungguh kelam negeriku.
Jangan kau lihat negeri ini, untuk berteriak saja engkau dianggap Gila.
Karena kamera itu memandangmu berat sebelah.
Untuk menangis saja engkau tidak bisa.
Karena kamera itu ingin mematikan potensi yang baik darimu.

Sungguh kelam negeriku.
Melawan sendiri saja sungguh tidak mampu mengalahkan kamera-kamera itu.
Demokrasi yang diagung-agungkan senantiasa membawa malapetaka bagi negeriku.
Setiap orang bergunjing,
memfitnah, dan mengadu domba.
Tidak Lebih dari zaman penjajahan dahulu.

Semoga engkau mendengar keluh kesah ini ya Rabb.
Begitu kelam negeri ini yang sudah dikotori oleh kamera-kamera itu.
Lebih baik berada di Negeri Dimensi Dua.
Negeri elok nan permai.

8 juli 2014

FYH

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s